Posts

Wise words

Image
 

John 16:3

Image
 

Proverbs 19:21

Image
 

Cara Mengajar yang Efektif Ditengah Pandemi Covid-19

Image
  Cara Mengajar yang Efektif Ditengah Pandemi Covid-19 Pembelajaran yang efektif merupakan pembelajaran yang dapat menarik semua siswa/mahasiswa untuk giat belajar. Pendidik diharapkan dapat membuat peserta didik untuk ikut berpartispasi aktif dalam setiap aktivitas belajar yang ditawarkan. Apa yang harusnya dilakukan? Hal pertama yang harus dikerjakan seorang pendidik adalah membuat buku panduan belajar. Buku panduan belajar memuat instruksi yang detail tentang apa yang harus dikerjakan peserta didik dalam setiap pembelajaran sebuah topik. Jika guru/dosen tidak sempat membuat buku pedoman diawal semester, guru dapat membuatnya disetiap pertemuan. Pedoman pembelajaran baiknya dikirimkan kepada peserta didik sebelum kelas dimulai. Buku panduan belajar atau petunjuk belajar (modul) dapat diupload ke E-learning. Modul harus memuat topik, tujuan belajar, materi, tugas, dan petunjuk mempelajari topik. Semua yang ingin disampaikan pada saat pembelajaran tatap muka hendaknya sudah...

Refleksi di akhir Bulan Juni

Aku belajar banyak tentang kehidupan yang sesungguhnya saat aku mengesampingkan diriku sendiri, segala hal tentangku kutinggalkan. Aku mulai menemukan diriku menjadi orang yang berbeda. Awalnya aku benci dengan situsi dimana aku merasa tak bisa menjadi diriku sendiri, dimana aku tak bisa dengan bebas mengatakan apapun yang aku fikir pantas untuk kukatakan. Aku merasa menjadi orang yang mulai belajar berpura-pura. Terlalu sering aku merasa kompromi dengan standar yang aku pegang. Semuanya menjadi berat dan seperti sebuah tekanan bagi batinku. Aku mulai bimbang dan ragu akan banyak hal. Semua komentar yang buruk mulai kufikirkan, padahal sebelumnya aku mengabaikannya saja atau menjauh dari orang yang tidak sejalan dengan fikiranku. Kujalani hari-hari yang menurutku berat. Setelah semua yang terjadi, aku mulai melihat hal-hal baik menghampiriku. Semua yang kufikir buruk ternyata berguna untuk menyadarkan aku tentang sisi lain dari kehidupan yang harus kusaksikan, kualami, dan kume...

Refleksi di akhir bulan Mei

Jika kamu ingin memperbaiki kekuranganmu maka bertemanlah dengan orang yang punya kekurangan yang sama dengamu. Dari kekurangan biasanya kita membuat kesalahan-kesalahan yang tak disadari. Menyaksikan itu pada orang lain, menolong kita menyadarinya. Itulah sebabnya kehadiran mereka dapat menjadi cermin bagi kita. Jika kamu ingin menjadi pibadi yang mampu mendengar suara hati yang tak terungkap maka bergaul kariblah dengan orang yang kepribadiannya bertolak belakang denganmu. Kepribadian yang tak sama denganmu akan memperkaya pengetahuanmu tentang adanya perbedaan. Banyak bergaul dengan mereka telah membuatku harus banyak menahan ego dan mencoba membayangkan diriku sebagai dirinya. Walau kadang lelah tapi keseringan mendengarnya membuatku mengerti banyak hal tentang isi hati orang lain. Jika ingin memperdalam ilmu kesabaranmu maka sering-seringlah berbicara dengan sang pengkritik. Mereka paling pandai membuatmu marah. Para pengkritik biasanya tidak akan mentoleransi kesalahan dan juga...

Inspirasi di minggu pagi

Tuhan... terkadang ambisi di dalam dada ini..... Ambisi untuk memuaskan logika berfikirku Ambisi untuk menaikkan kualitas hidup seperti kebanyakan orang yang di sekelilingku Ambisi untuk dilihat, dihargai, dihormati, disanjung dan dipuji Ambisi untuk melangkah jauh Telah membuatku banyak kali gagal meihat betapa kuat dan mampunya Engkau mengerjakan sesuatu yang lebih besar dari yang kufikirkan Telah membuatku turut berpesta dalam terang dan gelapnya kehidupan yang menujuh jalan tak berujung, Yang membuatku seketika menjadi seorang yang  tak mau menggunakan hak akses untuk masuk pada jalan kehidupan yang penuh kedamaian hati Terlalu sering aku mencari tanda dan wajahMu dalam kesesatan berfikirku Terlalu sering aku tertipu dengan segala petunjuk yang kutemukan Terlalu sering aku menjadi lelah mengikuti semuanya Terlalu sering kupaksakan diriku Terlalu sering kumenyangkali semua peryataanMu Catatan khotbah Minggu, 22 April 2018 Yohanes 20:24-29 Yesus menampakkan diri k...