Posts

Cara Mengajar yang Efektif Ditengah Pandemi Covid-19

Image
  Cara Mengajar yang Efektif Ditengah Pandemi Covid-19 Pembelajaran yang efektif merupakan pembelajaran yang dapat menarik semua siswa/mahasiswa untuk giat belajar. Pendidik diharapkan dapat membuat peserta didik untuk ikut berpartispasi aktif dalam setiap aktivitas belajar yang ditawarkan. Apa yang harusnya dilakukan? Hal pertama yang harus dikerjakan seorang pendidik adalah membuat buku panduan belajar. Buku panduan belajar memuat instruksi yang detail tentang apa yang harus dikerjakan peserta didik dalam setiap pembelajaran sebuah topik. Jika guru/dosen tidak sempat membuat buku pedoman diawal semester, guru dapat membuatnya disetiap pertemuan. Pedoman pembelajaran baiknya dikirimkan kepada peserta didik sebelum kelas dimulai. Buku panduan belajar atau petunjuk belajar (modul) dapat diupload ke E-learning. Modul harus memuat topik, tujuan belajar, materi, tugas, dan petunjuk mempelajari topik. Semua yang ingin disampaikan pada saat pembelajaran tatap muka hendaknya sudah...

Refleksi di akhir Bulan Juni

Aku belajar banyak tentang kehidupan yang sesungguhnya saat aku mengesampingkan diriku sendiri, segala hal tentangku kutinggalkan. Aku mulai menemukan diriku menjadi orang yang berbeda. Awalnya aku benci dengan situsi dimana aku merasa tak bisa menjadi diriku sendiri, dimana aku tak bisa dengan bebas mengatakan apapun yang aku fikir pantas untuk kukatakan. Aku merasa menjadi orang yang mulai belajar berpura-pura. Terlalu sering aku merasa kompromi dengan standar yang aku pegang. Semuanya menjadi berat dan seperti sebuah tekanan bagi batinku. Aku mulai bimbang dan ragu akan banyak hal. Semua komentar yang buruk mulai kufikirkan, padahal sebelumnya aku mengabaikannya saja atau menjauh dari orang yang tidak sejalan dengan fikiranku. Kujalani hari-hari yang menurutku berat. Setelah semua yang terjadi, aku mulai melihat hal-hal baik menghampiriku. Semua yang kufikir buruk ternyata berguna untuk menyadarkan aku tentang sisi lain dari kehidupan yang harus kusaksikan, kualami, dan kume...

Refleksi di akhir bulan Mei

Jika kamu ingin memperbaiki kekuranganmu maka bertemanlah dengan orang yang punya kekurangan yang sama dengamu. Dari kekurangan biasanya kita membuat kesalahan-kesalahan yang tak disadari. Menyaksikan itu pada orang lain, menolong kita menyadarinya. Itulah sebabnya kehadiran mereka dapat menjadi cermin bagi kita. Jika kamu ingin menjadi pibadi yang mampu mendengar suara hati yang tak terungkap maka bergaul kariblah dengan orang yang kepribadiannya bertolak belakang denganmu. Kepribadian yang tak sama denganmu akan memperkaya pengetahuanmu tentang adanya perbedaan. Banyak bergaul dengan mereka telah membuatku harus banyak menahan ego dan mencoba membayangkan diriku sebagai dirinya. Walau kadang lelah tapi keseringan mendengarnya membuatku mengerti banyak hal tentang isi hati orang lain. Jika ingin memperdalam ilmu kesabaranmu maka sering-seringlah berbicara dengan sang pengkritik. Mereka paling pandai membuatmu marah. Para pengkritik biasanya tidak akan mentoleransi kesalahan dan juga...

Inspirasi di minggu pagi

Tuhan... terkadang ambisi di dalam dada ini..... Ambisi untuk memuaskan logika berfikirku Ambisi untuk menaikkan kualitas hidup seperti kebanyakan orang yang di sekelilingku Ambisi untuk dilihat, dihargai, dihormati, disanjung dan dipuji Ambisi untuk melangkah jauh Telah membuatku banyak kali gagal meihat betapa kuat dan mampunya Engkau mengerjakan sesuatu yang lebih besar dari yang kufikirkan Telah membuatku turut berpesta dalam terang dan gelapnya kehidupan yang menujuh jalan tak berujung, Yang membuatku seketika menjadi seorang yang  tak mau menggunakan hak akses untuk masuk pada jalan kehidupan yang penuh kedamaian hati Terlalu sering aku mencari tanda dan wajahMu dalam kesesatan berfikirku Terlalu sering aku tertipu dengan segala petunjuk yang kutemukan Terlalu sering aku menjadi lelah mengikuti semuanya Terlalu sering kupaksakan diriku Terlalu sering kumenyangkali semua peryataanMu Catatan khotbah Minggu, 22 April 2018 Yohanes 20:24-29 Yesus menampakkan diri k...

Politik pihak oposi pemerintah

Image
Tulisan ini terinspirasi dari tweet di trending topik hari ini Menurut pengamatan saya walau tidak terlalu tahu politik, senjata paling ampuh yang akan digunakan pihak oposisi pemerintah adalah dengan menggiring opini masyarakat ke pendapat bahwa pemerintahan Jokowi tidak islamiah. Mereka giat meluncurkan konsep tentang Indonesia baru terlihat jadi trending topik di twitter. Metode kampanye (yang akan bahkan sudah di awali di dunia maya) sudah bisa kelihatan saat pemilihan gubernur DKI jakarta dahulu yaitu munculnya isu-isu SARA dan kritik yang difokuskan pada pembangunan infrastruktur dan menginginkn lebih pada pembangunan manusianya melalui program penguatan nilai-nilai agama dalam hal pemberian ruang kepada pemuka-pemuka agama untuk terlibat dalam pengambilan keputusan dan juga mengusung tema keberpihakan kepada rakyat miskin dengan menaikkan isu program pemerintah yg selama ini membuka peluang banyak kepada Asing Aseng untuk bekerja di Indonesia (tidak ingat kalau ada berap...

Panah si Iblis

Godaan Iblis Lukas 4:8-9 Cara Iblis menggoda manusia tergambarkan dalam cara Iblis menggoda Tuhan Yesus dalam tiga hal: kedagingan (makanan), kekuasaan (penglihatan), dan jebakan atau perangkap. Daud bersina karena keinginan mata Yudas menjual Yesus karena godaan daging.... Iblis dapat menggoda manusia dengan tipuan, yaitu dgn menggunakan firman Tuhan (ayat 9). Untuk itu berhati-hati dan berjaga-jagalah supaya kamu jangan diperdaya oleh tipu muslihat iblis. Jangan mudah terpengaruh dengan kata-kata. Berdoalah agar Kristuslah yg memimpin fikiran dan hatimu. Belajarlah hidup takut akan Tuhan. Belajarlah untuk mengadirkan kerajaan Allah, shalom Allah dalam setiap langka hidupmu @Khotbah GKI Petrus Amban 

Jejak Ahok: Ahok dipenjara karena menista agama atau karena kejujurannya dalam berpolitik?

Satu perkataan Ahok telah menjadi pil pahit bagi jutaan umat yang menamai atau melabelin dirinya sebagai sebuah golongan yang membela Tuhan dan melabelin Ahok sebagai sang penista Tuhan. Tuntutan untuk menghukum Ahok atas perbuatannya pun dilakukan dengan demo (yang katanya demo damai) secara besar-besaran dan berjilid-jilid pada tanggal-tanggal cantik. Suara rakyat suara Tuhan demikianlah kata beberapa orang (tapi lupa kalau dulu pernah ingin menghilangkan PEMILU yang melibatkan rakyat dalam memilih pemimpin - ya namanya juga politik ). Untuk menenangkan rakyat, Pemerintah menggiring kita untuk mempercayai pihak penegak hukum dalam menyelesaikan kasus ini tapi kemudian banyak yang menyindir kalau Ahok kebal hukum, Dia dilindungi oleh elit politik sehingga dalam banyak kasus ahok selalu lolos (tukang nyinyir ini senang sekali membangun opini sendiri tanpa fakta dan menamai dirinya pembela kebenaran). Banyak opini-opini yang dibangun dalam masyarakat yang kemudian menggiring tukang nyin...